PERJANJIAN LISENSI PENGGUNA AKHIR
END USER LICENSE AGREEMENT (EULA)
SILAFIS — Sistem Informasi Laboratorium Fisika
Versi EULA: 1.0 Terakhir diperbarui: 10 Agustus 2026
Perjanjian Lisensi Pengguna Akhir atau End User License Agreement (EULA) ini merupakan perjanjian hukum antara pihak yang memperoleh hak penggunaan perangkat lunak, selanjutnya disebut “Pemegang Lisensi”, dengan:
Leriston Sinaga 7naga.cloud
selanjutnya disebut “Pemberi Lisensi”,
sehubungan dengan penggunaan perangkat lunak:
SILAFIS — Sistem Informasi Laboratorium Fisika
selanjutnya disebut “SILAFIS”, “Perangkat Lunak”, atau “Aplikasi”.
Dengan memasang, mengakses, mengaktifkan, menyalin untuk keperluan instalasi yang sah, atau menggunakan SILAFIS, Pemegang Lisensi menyatakan telah membaca, memahami, dan menyetujui seluruh ketentuan EULA ini.
1. DEFINISI
Dalam EULA ini:
1.1. Perangkat Lunak
“Perangkat Lunak” berarti SILAFIS beserta seluruh komponen yang disediakan oleh Pemberi Lisensi, termasuk:
- kode program;
- kode sumber apabila diberikan;
- kode terkompilasi;
- struktur basis data;
- migration;
- seeder;
- konfigurasi;
- template;
- tampilan antarmuka;
- desain aplikasi;
- script;
- modul;
- laporan;
- dokumentasi;
- aset;
- pembaruan;
- patch;
- serta komponen lain yang dikembangkan secara khusus untuk SILAFIS.
1.2. Pemegang Lisensi
“Pemegang Lisensi” berarti sekolah, lembaga, organisasi, badan usaha, atau pihak lain yang secara sah memperoleh hak menggunakan SILAFIS dari Pemberi Lisensi.
1.3. Pengguna Akhir
“Pengguna Akhir” berarti individu yang diberikan akses oleh Pemegang Lisensi untuk menggunakan SILAFIS sesuai perannya.
1.4. Instalasi
“Instalasi” berarti satu implementasi SILAFIS yang dijalankan pada satu lingkungan produksi yang disetujui oleh Pemberi Lisensi.
1.5. Domain Terdaftar
“Domain Terdaftar” berarti domain atau subdomain yang dinyatakan sebagai lokasi resmi penggunaan SILAFIS.
1.6. Kode Sumber
“Kode Sumber” berarti kode program SILAFIS yang dapat dibaca, diubah, atau dikembangkan oleh programmer.
1.7. Pembaruan
“Pembaruan” berarti patch, perbaikan bug, peningkatan keamanan, peningkatan kompatibilitas, atau perubahan versi yang dikeluarkan oleh Pemberi Lisensi.
2. KEPEMILIKAN
SILAFIS merupakan perangkat lunak yang hak kepemilikan dan hak kekayaan intelektualnya dimiliki oleh:
Leriston Sinaga / 7naga.cloud
Pemberian lisensi kepada Pemegang Lisensi hanya memberikan hak menggunakan, dan bukan:
- penjualan kepemilikan perangkat lunak;
- pengalihan hak cipta;
- pengalihan kepemilikan kode sumber;
- pengalihan hak distribusi;
- pengalihan hak komersialisasi;
- atau pengalihan hak untuk memberikan lisensi kepada pihak lain.
Seluruh hak yang tidak secara tegas diberikan dalam EULA ini tetap menjadi milik Pemberi Lisensi.
3. PEMBERIAN LISENSI
Dengan tunduk pada ketentuan EULA ini, Pemberi Lisensi memberikan kepada Pemegang Lisensi hak yang:
- terbatas;
- non-eksklusif;
- tidak dapat dipindahtangankan;
- tidak dapat disublisensikan;
- tidak dapat dijual kembali,
untuk memasang dan menggunakan SILAFIS sesuai ruang lingkup lisensi yang diperoleh.
Hak penggunaan berlaku hanya selama Pemegang Lisensi mematuhi EULA ini.
4. MODEL LISENSI
Kecuali dinyatakan berbeda dalam kontrak atau dokumen penawaran, lisensi SILAFIS mengikuti prinsip:
1 Lisensi = 1 Lembaga + 1 Instalasi Produksi
Satu lisensi diberikan kepada satu sekolah atau lembaga tertentu.
Lisensi tidak dapat digunakan oleh sekolah atau lembaga lain meskipun:
- berada di bawah yayasan yang sama;
- berada dalam satu organisasi;
- memiliki pimpinan yang sama;
- menggunakan server yang sama;
- atau berada pada lokasi yang berdekatan,
kecuali izin tersebut diberikan secara tertulis oleh Pemberi Lisensi.
5. DOMAIN DAN SERVER
Lisensi dapat dikaitkan dengan:
- nama lembaga;
- domain;
- subdomain;
- server;
- alamat IP;
- identitas instalasi;
- atau kombinasi dari parameter tersebut.
Pemegang Lisensi dapat memindahkan SILAFIS ke server baru untuk kepentingan operasional lembaga yang sama.
Jika mekanisme aktivasi atau validasi lisensi digunakan, perpindahan tersebut dapat memerlukan aktivasi ulang dari Pemberi Lisensi.
Perpindahan server tidak memberikan hak untuk menjalankan dua instalasi produksi secara bersamaan, kecuali mendapatkan izin tertulis.
6. LINGKUNGAN PENGEMBANGAN DAN PENGUJIAN
Pemegang Lisensi diperbolehkan memiliki salinan tambahan untuk:
- pengembangan;
- staging;
- pengujian;
- backup;
- pemulihan bencana.
Salinan tersebut:
- hanya digunakan untuk mendukung instalasi produksi yang sama;
- tidak boleh digunakan sebagai sistem produksi untuk lembaga lain;
- tidak boleh diberikan kepada pihak lain;
- tetap tunduk pada EULA ini.
Dengan demikian, pembatasan 1 instalasi produksi tidak melarang adanya lingkungan pengembangan atau staging yang sah.
7. JUMLAH PENGGUNA
Kecuali ditentukan lain dalam paket lisensi, Pemegang Lisensi dapat membuat akun untuk personel yang secara sah terkait dengan lembaga tersebut.
Akun dapat diberikan kepada:
- Super Admin;
- Kepala Laboratorium;
- Laboran/Teknisi;
- Guru;
- Pimpinan/Kepala Sekolah;
- atau role lain yang secara resmi ditambahkan oleh Pemberi Lisensi.
Pemegang Lisensi tidak diperbolehkan membuat akun untuk memberikan layanan SILAFIS kepada organisasi lain.
8. HAK ATAS KODE SUMBER
Kepemilikan kode sumber SILAFIS tetap berada pada:
Leriston Sinaga / 7naga.cloud.
Apabila kode sumber diberikan kepada Pemegang Lisensi untuk keperluan instalasi mandiri, akses tersebut tidak berarti pengalihan kepemilikan kode sumber.
Pemegang Lisensi hanya memperoleh hak untuk menyimpan dan menjalankan kode tersebut selama diperlukan untuk penggunaan SILAFIS yang sah.
9. MODIFIKASI INTERNAL
Apabila kode sumber tersedia pada server Pemegang Lisensi, modifikasi untuk kebutuhan internal hanya diperbolehkan sepanjang:
- digunakan hanya untuk lembaga Pemegang Lisensi;
- tidak didistribusikan;
- tidak dijual;
- tidak diberikan sebagai produk kepada pihak lain;
- tidak menghapus atau mengubah informasi kepemilikan;
- tidak digunakan untuk membangun produk pesaing atau produk komersial baru.
Pemberi Lisensi tidak berkewajiban memberikan dukungan terhadap bagian sistem yang telah dimodifikasi oleh pihak lain.
10. KEPEMILIKAN MODIFIKASI
Modifikasi yang dibuat langsung oleh Pemberi Lisensi sebagai bagian dari pengembangan SILAFIS tetap menjadi bagian dari SILAFIS dan hak kekayaan intelektualnya tetap berada pada Pemberi Lisensi, kecuali secara tertulis disepakati berbeda.
Apabila Pemegang Lisensi atau pihak ketiga membuat modifikasi sendiri, kepemilikan terhadap kode baru yang benar-benar independen dapat mengikuti kesepakatan antara pihak terkait, namun hal tersebut tidak memberikan kepemilikan atas:
- SILAFIS asli;
- struktur utama;
- kode asli;
- basis data asli;
- modul asli;
- maupun komponen milik Pemberi Lisensi.
11. LARANGAN PENJUALAN KEMBALI
Pemegang Lisensi secara tegas dilarang:
- menjual kembali SILAFIS;
- menawarkan SILAFIS sebagai produknya sendiri;
- menyewakan SILAFIS;
- memberikan SILAFIS sebagai bonus produk;
- memasukkan SILAFIS ke paket jasa yang dijual kembali tanpa izin;
- melakukan white-label untuk tujuan komersial tanpa izin;
- mengubah nama SILAFIS dan kemudian menjualnya;
- menjual salinan kode sumber;
- menjual instalasi SILAFIS kepada sekolah lain.
Lisensi reseller atau distributor hanya dapat diberikan melalui perjanjian tertulis terpisah.
12. LARANGAN DISTRIBUSI
Tanpa persetujuan tertulis Pemberi Lisensi, Pemegang Lisensi dilarang:
- mengunggah kode SILAFIS ke GitHub publik;
- mengunggah kode ke GitLab publik;
- mengunggah kode ke repositori publik lainnya;
- membagikan ZIP aplikasi;
- membagikan backup yang berisi kode sumber;
- membagikan installer;
- membagikan migration, template, atau modul kepada pihak luar;
- mengirimkan kode kepada sekolah atau organisasi lain;
- membuat mirror atau repository distribusi.
Repositori privat hanya diperbolehkan untuk penggunaan internal dan aksesnya harus dibatasi kepada personel yang benar-benar memerlukan akses.
13. AKSES DEVELOPER PIHAK KETIGA
Pemegang Lisensi dapat memberikan akses sementara kepada developer, konsultan teknologi, atau administrator server pihak ketiga jika diperlukan untuk operasional internal.
Pihak tersebut harus:
- bertindak atas nama Pemegang Lisensi;
- menjaga kerahasiaan kode;
- tidak membuat salinan di luar keperluan pekerjaan;
- tidak menggunakan kode untuk proyek lain;
- tidak mendistribusikannya;
- menghapus salinan yang tidak lagi diperlukan setelah pekerjaan selesai.
Pemegang Lisensi bertanggung jawab atas tindakan pihak ketiga yang diberikan akses.
14. LARANGAN REVERSE ENGINEERING
Kecuali sejauh diwajibkan atau diperbolehkan oleh ketentuan hukum yang tidak dapat dikesampingkan, Pemegang Lisensi dilarang:
- melakukan reverse engineering;
- mendekompilasi;
- membongkar mekanisme perlindungan;
- membypass sistem lisensi;
- memanipulasi identitas instalasi;
- menonaktifkan mekanisme validasi;
- menghapus perlindungan teknis;
- merekonstruksi kode untuk membuat perangkat lunak pengganti.
15. LARANGAN PEMBUATAN PRODUK TURUNAN KOMERSIAL
Pemegang Lisensi tidak diperbolehkan menggunakan:
- keseluruhan kode SILAFIS;
- sebagian substansial kode;
- struktur sistem;
- modul;
- tampilan;
- mekanisme bisnis;
- template laporan;
- atau basis data,
untuk menghasilkan perangkat lunak lain yang kemudian dijual, disewakan, dilisensikan, atau didistribusikan kepada pihak ketiga tanpa izin tertulis Pemberi Lisensi.
16. IDENTITAS DAN HAK CIPTA
Pemegang Lisensi tidak diperbolehkan menghapus pemberitahuan:
© Leriston Sinaga / 7naga.cloud
apabila pemberitahuan tersebut terdapat pada:
- kode sumber;
- dokumentasi;
- halaman informasi sistem;
- metadata;
- atau bagian administrasi aplikasi.
Pemberi Lisensi dapat menyediakan opsi branding khusus berdasarkan perjanjian terpisah.
17. BRANDING LEMBAGA
Pemegang Lisensi diperbolehkan menggunakan:
- logo sekolah;
- nama sekolah;
- alamat;
- kop surat;
- favicon;
- identitas laboratorium;
pada bagian yang memang disediakan untuk konfigurasi lembaga.
Branding sekolah tidak mengubah kepemilikan SILAFIS.
18. KOMPONEN PIHAK KETIGA
SILAFIS menggunakan atau dapat menggunakan perangkat lunak pihak ketiga seperti:
- PHP;
- CodeIgniter;
- Bootstrap;
- Alpine.js;
- Chart.js;
- FullCalendar;
- DataTables;
- pustaka PDF;
- pustaka spreadsheet;
- pustaka QR Code;
- dan komponen open-source lainnya.
Setiap komponen tersebut tetap tunduk kepada lisensinya masing-masing.
EULA ini hanya mengatur komponen SILAFIS yang dimiliki atau dikembangkan oleh Pemberi Lisensi dan tidak menggantikan lisensi komponen pihak ketiga.
19. DATA PEMEGANG LISENSI
Data operasional yang dimasukkan oleh Pemegang Lisensi tetap merupakan data milik atau berada di bawah penguasaan Pemegang Lisensi sesuai kewenangan dan ketentuan hukum yang berlaku.
Data dapat meliputi:
- data sekolah;
- data pegawai;
- data guru;
- data pengguna;
- data inventaris;
- data laboratorium;
- data transaksi;
- file;
- laporan;
- SOP;
- dokumen administrasi.
Pemberi Lisensi tidak memperoleh kepemilikan atas data tersebut hanya karena data disimpan atau diproses melalui SILAFIS.
20. KEWAJIBAN PENGELOLAAN DATA
Pemegang Lisensi bertanggung jawab menentukan:
- data apa yang dimasukkan;
- siapa yang diberikan akses;
- dasar pemrosesan data;
- masa penyimpanan;
- pembetulan;
- penghapusan;
- serta hak pengguna terhadap data.
Dalam pemrosesan data pribadi, pihak terkait wajib memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai pelindungan data pribadi.
21. BACKUP DATA
Jika SILAFIS di-host sendiri oleh Pemegang Lisensi, tanggung jawab utama backup berada pada Pemegang Lisensi.
Pemegang Lisensi disarankan melakukan backup berkala atas:
- database;
- dokumen;
- gambar;
- file upload;
- konfigurasi;
- dan data penting lainnya.
Jika backup termasuk dalam layanan hosting atau pemeliharaan dari 7naga.cloud, kewajibannya mengikuti paket layanan tersebut.
22. PEMBARUAN
Pemberi Lisensi dapat menyediakan pembaruan berupa:
- perbaikan bug;
- patch keamanan;
- peningkatan kompatibilitas;
- optimasi;
- perbaikan UI;
- perubahan struktur database;
- peningkatan fitur.
Tidak semua pembaruan merupakan bagian dari lisensi awal.
Pembaruan mayor dan fitur tambahan dapat memiliki biaya tersendiri.
23. VERSI MAYOR
Pemberi Lisensi dapat menggunakan skema versi seperti:
- SILAFIS 1.x;
- SILAFIS 2.x;
- SILAFIS 3.x.
Lisensi versi tertentu tidak secara otomatis memberikan hak mendapatkan seluruh versi mayor berikutnya secara gratis.
Kebijakan upgrade mengikuti perjanjian atau paket pemeliharaan yang berlaku.
24. DUKUNGAN TEKNIS
Dukungan teknis hanya diberikan sesuai ruang lingkup kontrak atau paket yang dibeli.
Dukungan standar dapat mencakup:
- bug aplikasi;
- bantuan instalasi;
- konfigurasi;
- pembaruan minor;
- konsultasi operasional.
Dukungan tidak secara otomatis mencakup:
- pengembangan modul baru;
- perubahan bisnis besar;
- integrasi pihak ketiga;
- migrasi data kompleks;
- pemulihan akibat modifikasi pihak ketiga;
- masalah server yang tidak dikelola Pemberi Lisensi.
25. GARANSI PERANGKAT LUNAK
Pemberi Lisensi akan berupaya agar SILAFIS berfungsi sesuai dokumentasi dan spesifikasi yang telah disepakati.
Namun, perangkat lunak tidak dijamin:
- bebas dari seluruh bug;
- bebas dari seluruh gangguan;
- kompatibel dengan seluruh konfigurasi server;
- kompatibel dengan seluruh browser lama;
- atau selalu tersedia tanpa gangguan.
Bug yang dapat direproduksi dan termasuk ruang lingkup garansi akan ditangani sesuai masa dukungan yang berlaku.
26. PERUBAHAN LINGKUNGAN SERVER
Pemegang Lisensi bertanggung jawab memastikan server memenuhi persyaratan teknis SILAFIS.
Perubahan terhadap:
- versi PHP;
- MySQL;
- sistem operasi;
- konfigurasi server;
- ekstensi PHP;
- firewall;
- permission;
- web server;
dapat mempengaruhi fungsi aplikasi.
Pemberi Lisensi tidak bertanggung jawab atas gangguan yang berasal dari perubahan lingkungan tanpa koordinasi apabila lingkungan tersebut dikelola pihak lain.
27. KEAMANAN
Pemegang Lisensi wajib menjaga:
- akun administrator;
- kata sandi;
- server;
- database;
- file konfigurasi;
- credential database;
- `.env`;
- akses SSH;
- panel hosting;
- repository;
- backup.
Informasi kredensial tersebut tidak boleh disebarkan kepada pihak yang tidak berwenang.
28. AKTIVASI DAN VALIDASI LISENSI
Pemberi Lisensi berhak menggunakan mekanisme validasi lisensi untuk memastikan penggunaan sesuai EULA.
Validasi dapat menggunakan informasi teknis terbatas seperti:
- ID instalasi;
- domain;
- nama organisasi;
- versi aplikasi;
- status lisensi.
Mekanisme lisensi tidak boleh digunakan untuk mengambil isi data operasional lembaga tanpa dasar dan kewenangan yang sah.
29. LARANGAN MEMBYPASS LISENSI
Pemegang Lisensi dilarang:
- menghapus kode aktivasi;
- memalsukan validasi;
- memanipulasi domain;
- menggandakan ID instalasi;
- memodifikasi tabel lisensi;
- mengubah tanggal lisensi;
- menghilangkan pemeriksaan server;
- menggunakan crack;
- atau metode lain untuk menghindari pembatasan lisensi.
Tindakan tersebut merupakan pelanggaran material terhadap EULA.
30. PENGGUNAAN TANPA IZIN
Penggunaan dianggap tidak sah apabila:
- tidak diperoleh dari Pemberi Lisensi atau distributor resmi;
- lisensi telah berakhir jika lisensi memiliki masa berlaku;
- digunakan oleh lembaga berbeda;
- digandakan menjadi instalasi produksi tambahan tanpa izin;
- diperoleh dari salinan pihak lain;
- sistem perlindungan lisensi telah dimodifikasi.
31. AUDIT KEPATUHAN LISENSI
Jika terdapat indikasi wajar atas pelanggaran lisensi, Pemberi Lisensi dapat meminta Pemegang Lisensi memberikan informasi terbatas untuk memverifikasi:
- organisasi pengguna;
- domain;
- server;
- jumlah instalasi produksi;
- versi aplikasi;
- status lisensi.
Pemeriksaan harus dilakukan secara proporsional dan tidak memberikan hak otomatis kepada Pemberi Lisensi untuk mengakses data operasional rahasia milik Pemegang Lisensi.
32. SUSPENSI LISENSI
Pemberi Lisensi dapat menangguhkan hak penggunaan apabila terdapat bukti yang cukup mengenai:
- penggunaan tanpa izin;
- pembajakan;
- distribusi;
- penjualan ulang;
- sublicensing;
- bypass sistem lisensi;
- pelanggaran berat terhadap hak kekayaan intelektual.
Jika memungkinkan, Pemegang Lisensi terlebih dahulu diberikan pemberitahuan dan kesempatan yang wajar untuk melakukan klarifikasi atau perbaikan.
33. PENGAKHIRAN LISENSI
Lisensi dapat berakhir karena:
- habisnya masa lisensi apabila menggunakan sistem berjangka;
- kesepakatan para pihak;
- pelanggaran material EULA;
- penghentian berdasarkan kontrak;
- atau ketentuan hukum.
Setelah lisensi berakhir, Pemegang Lisensi wajib menghentikan penggunaan SILAFIS apabila model lisensi mengharuskannya.
34. HAK ATAS DATA SETELAH PENGAKHIRAN
Pengakhiran lisensi tidak menghapus kepemilikan Pemegang Lisensi atas data miliknya.
Pemegang Lisensi berhak melakukan ekspor data dalam format yang tersedia sebelum penghentian sistem, sepanjang secara teknis memungkinkan dan kewajiban kontraktual telah diselesaikan.
Hak tersebut tidak meliputi hak memperoleh kepemilikan atas kode sumber SILAFIS.
35. LISENSI PERMANEN
Apabila paket yang dibeli merupakan lisensi permanen, Pemegang Lisensi dapat tetap menggunakan versi SILAFIS yang telah dilisensikan tanpa batas waktu, sepanjang:
- EULA dipatuhi;
- aplikasi digunakan oleh lembaga yang terdaftar;
- tidak terjadi pelanggaran lisensi.
Lisensi permanen tidak berarti seluruh pembaruan, dukungan, atau versi mayor berikutnya diberikan selamanya tanpa biaya.
36. LISENSI BERJANGKA
Apabila paket menggunakan lisensi berlangganan atau berjangka, hak penggunaan berlaku selama periode yang telah dibayar.
Ketentuan:
- masa lisensi;
- biaya perpanjangan;
- masa tenggang;
- dan mekanisme penghentian,
mengikuti penawaran atau kontrak yang berlaku.
37. PENGALIHAN LISENSI
Lisensi tidak dapat dialihkan kepada pihak lain tanpa persetujuan tertulis.
Perubahan nama sekolah atau perubahan badan hukum yang secara substansial tetap merupakan organisasi yang sama dapat diproses sebagai pembaruan identitas lisensi.
Akuisisi, penggabungan, pemisahan organisasi, atau perubahan kepemilikan dapat memerlukan evaluasi lisensi.
38. PENGGUNAAN UNTUK BEBERAPA CABANG
Jika sebuah organisasi memiliki beberapa cabang atau lokasi, hak penggunaan di setiap cabang mengikuti paket lisensi.
Penggunaan pada banyak cabang tidak otomatis diperbolehkan oleh satu lisensi kecuali dinyatakan secara tertulis.
Lisensi multi-site dapat ditawarkan secara terpisah.
39. WHITE LABEL
Pemegang Lisensi tidak memperoleh hak otomatis untuk melakukan white-label.
White-label berarti antara lain:
- menghapus nama SILAFIS;
- mengganti identitas aplikasi;
- menghapus identitas pengembang;
- memasarkan perangkat lunak dengan merek lain.
White-label hanya diperbolehkan berdasarkan perjanjian tertulis khusus.
40. PENGGUNAAN LOGO SILAFIS
Logo dan identitas SILAFIS hanya boleh digunakan dalam hubungan dengan penggunaan perangkat lunak yang sah.
Pemegang Lisensi tidak boleh menggunakan logo untuk memberikan kesan bahwa dirinya:
- pemilik SILAFIS;
- pengembang resmi;
- distributor resmi;
- atau mitra resmi,
kecuali status tersebut memang diberikan secara tertulis.
41. KERAHASIAAN KODE
Kode sumber, dokumentasi teknis nonpublik, struktur internal, credential, serta informasi konfigurasi yang tidak ditujukan kepada publik harus diperlakukan sebagai informasi rahasia.
Pemegang Lisensi wajib mengambil langkah wajar agar personel yang memiliki akses tidak menyebarkannya.
42. PENYALINAN UNTUK BACKUP
Pemegang Lisensi diperbolehkan membuat salinan perangkat lunak yang wajar untuk:
- backup;
- disaster recovery;
- migrasi server;
- staging.
Salinan tersebut tetap tunduk pada EULA dan tidak boleh menjadi instalasi produksi independen tanpa lisensi tambahan.
43. PEMBATASAN TANGGUNG JAWAB
Sepanjang diperbolehkan hukum yang berlaku, Pemberi Lisensi tidak bertanggung jawab atas kerugian tidak langsung yang timbul dari:
- kesalahan input pengguna;
- keputusan berdasarkan data yang tidak benar;
- gangguan jaringan;
- server pihak ketiga;
- kehilangan data akibat backup yang tidak tersedia;
- modifikasi aplikasi oleh pihak tidak berwenang;
- malware;
- credential bocor;
- penggunaan di luar spesifikasi.
44. KEPUTUSAN OPERASIONAL LABORATORIUM
SILAFIS hanya merupakan sistem pendukung informasi.
SILAFIS tidak menggantikan keputusan profesional mengenai:
- keselamatan laboratorium;
- kelayakan alat;
- kalibrasi;
- penanganan keadaan darurat;
- penghapusan barang;
- pelaksanaan praktikum;
- atau kebijakan sekolah.
Keputusan tersebut tetap menjadi tanggung jawab petugas atau pejabat yang berwenang.
45. FORCE MAJEURE
Pemberi Lisensi tidak bertanggung jawab atas kegagalan layanan yang disebabkan keadaan di luar kendali wajar, termasuk:
- bencana alam;
- kebakaran;
- banjir;
- gangguan listrik;
- gangguan jaringan nasional;
- perang;
- kerusuhan;
- serangan siber berskala luas;
- gangguan pusat data;
- kebijakan pemerintah;
- atau kejadian lain yang memenuhi unsur keadaan memaksa.
46. PERUBAHAN EULA
Pemberi Lisensi dapat memperbarui EULA apabila diperlukan karena:
- perubahan hukum;
- perubahan model lisensi;
- perubahan teknologi;
- perubahan fitur;
- peningkatan keamanan.
Perubahan material harus diinformasikan secara wajar kepada Pemegang Lisensi.
47. KETENTUAN KHUSUS DALAM KONTRAK
Apabila terdapat:
- surat penawaran;
- kontrak pengadaan;
- perjanjian kerja sama;
- perjanjian lisensi khusus;
- surat pesanan;
- atau dokumen komersial lain,
maka ketentuan khusus dalam dokumen tersebut dapat melengkapi EULA ini.
Jika terdapat pertentangan, ketentuan kontrak khusus berlaku terhadap hal yang secara eksplisit diaturnya.
48. KETERPISAHAN
Apabila suatu klausul EULA dinyatakan tidak dapat diberlakukan, klausul lainnya tetap berlaku.
Ketentuan yang tidak dapat dilaksanakan akan ditafsirkan sedekat mungkin dengan maksud awal sesuai hukum yang berlaku.
49. TIDAK ADA PELEPASAN HAK
Kegagalan Pemberi Lisensi dalam melaksanakan suatu hak pada satu waktu tidak berarti melepaskan hak tersebut untuk masa mendatang.
50. HUKUM YANG BERLAKU
EULA ini tunduk kepada hukum Republik Indonesia, termasuk ketentuan yang relevan mengenai:
- hak cipta;
- kekayaan intelektual;
- sistem dan transaksi elektronik;
- pelindungan data pribadi;
- hukum perjanjian;
- serta peraturan lain yang berlaku.
51. PENYELESAIAN PERSELISIHAN
Perselisihan yang timbul dari EULA ini terlebih dahulu diselesaikan melalui musyawarah dengan itikad baik.
Apabila tidak tercapai kesepakatan, penyelesaian dilakukan melalui mekanisme hukum yang berlaku di Republik Indonesia atau sesuai forum yang ditentukan dalam kontrak khusus para pihak.
52. PERNYATAAN PENERIMAAN
Dengan mengaktifkan atau menggunakan SILAFIS, Pemegang Lisensi menyatakan:
- telah membaca EULA;
- memahami ketentuannya;
- memiliki kewenangan untuk menerima EULA atas nama organisasi apabila bertindak mewakili organisasi;
- setuju menggunakan SILAFIS sesuai batas lisensi;
- mengakui kepemilikan SILAFIS tetap berada pada Leriston Sinaga / 7naga.cloud.
53. INFORMASI PEMBERI LISENSI
Pemilik dan Pemberi Lisensi: Leriston Sinaga 7naga.cloud
Informasi kontak, alamat situs, email dukungan, dan identitas komersial lainnya dapat dicantumkan melalui halaman resmi SILAFIS atau dokumen kontrak.
54. PERNYATAAN HAK CIPTA
© 2026 Leriston Sinaga / 7naga.cloud. Seluruh Hak Dilindungi.
SILAFIS — Sistem Informasi Laboratorium Fisika
Perangkat lunak ini dilisensikan, bukan dijual.
Dilarang menjual kembali, mendistribusikan, menyublisensikan, menggandakan sebagai instalasi produksi yang tidak berlisensi, menghapus identitas kepemilikan, menyebarkan kode sumber, atau menggunakan SILAFIS maupun bagian substansialnya untuk membangun produk komersial lain tanpa persetujuan tertulis dari Leriston Sinaga / 7naga.cloud.
LAMPIRAN A
RINGKASAN LISENSI SILAFIS
| Ketentuan | Status | | --------------------------------------------------- | -------------------------------------- | | Digunakan oleh lembaga pemegang lisensi | Diizinkan | | Instalasi produksi utama | Diizinkan | | Development/staging untuk instalasi yang sama | Diizinkan | | Backup aplikasi | Diizinkan | | Migrasi ke server baru untuk lembaga yang sama | Diizinkan | | Branding identitas sekolah | Diizinkan | | Modifikasi internal | Terbatas sesuai EULA | | Memberikan akses kepada developer internal | Diizinkan dengan kewajiban kerahasiaan | | Instalasi untuk sekolah lain | Tidak diizinkan | | Menjual kembali | Tidak diizinkan | | Menyewakan | Tidak diizinkan | | Sublicensing | Tidak diizinkan | | Distribusi kode sumber | Tidak diizinkan | | Upload source code ke repositori publik | Tidak diizinkan | | Membypass aktivasi | Tidak diizinkan | | Menghapus kepemilikan Leriston Sinaga / 7naga.cloud | Tidak diizinkan | | Membuat produk komersial turunan | Tidak diizinkan tanpa izin | | White-label | Memerlukan perjanjian khusus | | Multi-cabang | Memerlukan lisensi yang sesuai |
LAMPIRAN B
INFORMASI LISENSI
Data berikut dapat dibuat berbeda untuk setiap instalasi:
Nama Produk: SILAFIS — Sistem Informasi Laboratorium Fisika Pemilik Hak: Leriston Sinaga / 7naga.cloud Pemegang Lisensi: [NAMA SEKOLAH/LEMBAGA] NPSN/Identitas: [NPSN/IDENTITAS LEMBAGA] Domain Terdaftar: [DOMAIN] Jenis Lisensi: [PERMANEN / BERJANGKA] Jumlah Instalasi Produksi: 1 Tanggal Aktivasi: [TANGGAL] Masa Berlaku: [PERMANEN / TANGGAL BERAKHIR] Nomor Lisensi: [NOMOR LISENSI]
LAMPIRAN C
PERSETUJUAN DIGITAL
Pada instalasi pertama atau setelah pembaruan EULA yang bersifat material, aplikasi dapat menampilkan:
PERJANJIAN LISENSI PENGGUNA AKHIR SILAFIS
Dengan melanjutkan, Anda menyatakan telah membaca dan menyetujui EULA SILAFIS.
☐ Saya telah membaca dan menyetujui Perjanjian Lisensi Pengguna Akhir SILAFIS.
[Baca EULA Lengkap]
[Setuju dan Lanjutkan]
Persetujuan dapat dicatat dalam sistem dengan menyimpan:
- ID pengguna;
- nama pengguna;
- versi EULA;
- tanggal dan waktu persetujuan;
- alamat IP;
- user agent.
Riwayat persetujuan tidak boleh dihapus melalui antarmuka pengguna biasa.