Pemeliharaan Dan Perbaikan Alat
Standar Operasional Prosedur Laboratorium Fisika
Informasi
| Identitas | Keterangan |
|---|---|
| Kode SOP | SOP-08 |
| Nama SOP | Pemeliharaan Dan Perbaikan Alat |
| Pemilik Proses | Laboran/Teknisi dan Kepala Laboratorium. |
| Status Dokumen | Berlaku setelah disahkan |
| Media Rekaman | SILAFIS dan/atau dokumen cetak terkendali |
Tujuan
Mempertahankan fungsi alat, memperpanjang usia pakai, dan memastikan alat yang rusak tidak digunakan sebelum layak.
Ruang Lingkup
Berlaku untuk seluruh proses dan pengguna yang terkait dengan kegiatan ini di Laboratorium Fisika.
Tanggung Jawab
Laboran/Teknisi dan Kepala Laboratorium.
Prosedur
Susun jadwal pemeliharaan berdasarkan karakteristik, frekuensi penggunaan, manual, dan kondisi alat.
Pemeliharaan preventif dapat mencakup pembersihan, pengencangan, pelumasan, penggantian baterai/komponen, dan pengujian fungsi.
Setiap tindakan dicatat dengan tanggal, petugas, tindakan, hasil, biaya bila ada, dan jadwal berikutnya.
Alat rusak diberi status dalam perbaikan dan dipisahkan atau diberi tanda agar tidak digunakan.
Lakukan diagnosis awal dan tentukan perbaikan internal atau vendor.
Jika menggunakan vendor, catat identitas vendor, tanggal kirim, biaya, dan dokumen servis.
Setelah perbaikan, lakukan uji fungsi sebelum mengubah status menjadi tersedia.
Jika alat tidak dapat diperbaiki atau tidak ekonomis, buat rekomendasi penghapusan.
Rekaman/Wajib Dicatat
Jadwal pemeliharaan
Riwayat pemeliharaan
Perbaikan alat
Hasil uji fungsi
Dokumen vendor
Kriteria Pengendalian
Data transaksi harus memiliki identitas pengguna dan waktu pencatatan.
Perubahan status penting harus dapat ditelusuri melalui riwayat/audit aktivitas.
Dokumen/foto pendukung dilampirkan bila relevan.
Ketidaksesuaian harus ditindaklanjuti sebelum proses dinyatakan selesai.