Penutupan Laboratorium Setelah Kegiatan
Standar Operasional Prosedur Laboratorium Fisika
Informasi
| Identitas | Keterangan |
|---|---|
| Kode SOP | SOP-14 |
| Nama SOP | Penutupan Laboratorium Setelah Kegiatan |
| Pemilik Proses | Guru dan Laboran/Teknisi. |
| Status Dokumen | Berlaku setelah disahkan |
| Media Rekaman | SILAFIS dan/atau dokumen cetak terkendali |
Tujuan
Memastikan laboratorium ditinggalkan dalam kondisi aman, bersih, lengkap, dan siap untuk penggunaan berikutnya.
Ruang Lingkup
Berlaku untuk seluruh proses dan pengguna yang terkait dengan kegiatan ini di Laboratorium Fisika.
Tanggung Jawab
Guru dan Laboran/Teknisi.
Prosedur
Pastikan seluruh peserta telah selesai menggunakan peralatan dan tidak ada alat yang tertinggal di meja.
Matikan sumber listrik, alat pemanas, sumber cahaya intens, dan perangkat lain yang tidak perlu tetap aktif.
Hitung dan periksa alat yang digunakan; pisahkan alat yang mengalami masalah.
Catat pemakaian bahan dan tangani sisa bahan sesuai SOP.
Bersihkan meja, lantai, dan area kerja dari sisa kegiatan.
Pastikan air, listrik, jendela, lemari, dan pintu berada pada kondisi yang ditetapkan sekolah.
Periksa kembali fasilitas K3 dan jalur keluar.
Catat kondisi ruang sesudah kegiatan dan kejadian/kerusakan bila ada.
Petugas menutup sesi penggunaan di SILAFIS setelah seluruh checklist selesai.
Rekaman/Wajib Dicatat
Checklist penutupan
Catatan kondisi ruang
Pemakaian alat/bahan
Laporan kejadian bila ada
Kriteria Pengendalian
Data transaksi harus memiliki identitas pengguna dan waktu pencatatan.
Perubahan status penting harus dapat ditelusuri melalui riwayat/audit aktivitas.
Dokumen/foto pendukung dilampirkan bila relevan.
Ketidaksesuaian harus ditindaklanjuti sebelum proses dinyatakan selesai.